Segitiga Produksi Pertanian

Dalam dunia pertanian petani selalu dicekoki berbagai macam ilmu yang tidak lengkap.  Banyak formulator tidak memberikan ilmunya secara total kebanyakan orang banyak mengambil keuntungan saja.

Petani diharapkan untuk generasi selanjutnya bisa membuka atau memiliki wawasan pertanian yang cukup luas.

Untuk sekarang ini banyak berbagai merk pestisida yang beredar dipasar dalam negeri. Tanpa dilengkapi dengan pemberian keterangan secara utuh bidang pertanian sang penjual mengatakan produk mereka yang terbaik, yang paling ampuh dan lain sebagainya. Contoh saja untuk herbisida (pembasmi rumput) banyak sekali merk dagang yang beredar dengan bahan aktif yang sama namun memiliki jumlah bahan aktif yang berbeda beda.  Pada label setiap merk dagang belum ada yang berani mengatakan minimal dengan bahan aktif glyphosat dengan kandungan 480 SL disemprotkan kesemua jenis gulma rerumputan dan lalang diberi dosis tinggi yaitu 5 ml/liter air akan mati. Jika banyak golongan daun lebar dapat dicampur dengan bahan aktif metil metsulfuron dengan perbandingan 20:1 (glyphosat : metil metsulfuron) dapat juga dapat dicampur dengan bahan aktif fluroxypir dengan perbandingan 4:1 (glyphosat : fluroxypir).  Begitu juga bahan aktif paraquat diklorida.

Segitiga Produksi pertanian menurut kami adalah Benih Unggul – Nutrisi – Air.  Wawasan pertanian perlu dibuka secara luas dan gamblang diatas dibahas sekelumit tentang herbisida.  Sekarang mari kita belajar bersama jika ada yang masih kurang dapat dilengkapi para sahabat.

Pertama Benih unggul

Benih yang baik sebagai cikal bakal mendapatkan hasil memerlukan bakal tanaman yang baik.  Benih unggul memiliki banyak kriteria yaitu potensi hasil tinggi,  tahan serangan hama dan penyakit,  daya adaptasi tinggi dan lain sebagainya.  Standar benih unggul di Indonesia sudah memiliki standardisasi.  Benih unggul tidak selalu harus bersertifikat asalkan petani mampu mengelola dapat membuat benih unggul.  Asalkan benih dapat tumbuh seragam,  normal,  persen tumbuhnya tinggi dan yang penting potensi produksi tinggi. Namun sampai sekarang ini belum ada yang pasti mengenai potensi tanaman,  asal mengelola dengan baik yakin baik.  Benih unggul dapat dibuat sendiri pada tanaman yang menyerbuki sendiri, dalam membuat benih unggul nutrisi harus cukup. Dalam arti cukup belum ada perusahaan atau pemerintah yang berani memberikan standar yang baik dan sifatnya periodik setiap wilayah. Jika sumber tanaman jelas dan baik maka hasil yang diharapkan atas izinNya juga akan baik.

Kedua Nutrisi

Bibit unggul saja masih kurang,  karena tanpa nutrisi yang cukup akan terkena serangan busung lapar (defisiensi unsur hara) formulator banyak menjual merk pupuk dan selalu mengatakan merk pupuk mereka yang paling bagus.  Padahal kalo menurut kami semua jenis pupuk itu bagus. Namun perlu kita kaji pupuk itu kandungan apa,  dan berapa.  Dalam tanaman memiliki atau membutuhkan kandungan unsur hara dalam jumlah yang berbeda beda sampai sekarang pemerintah yang berwenang belum memberikan standar jumlah pupuk yang dibutuhkan setiap wilayah. Yang perlu kita ketahui tanaman yang kita tanam apa yang akan dipanen jika tanaman daun dan batang berarti vegetatif maka pupuk yang diberikan pupuk untuk pertumbuhan vegetatif.  Jika tanaman yang dipanen adalah bagian buah maka perlu kita beri pupuk vegetatif membuat tanaman itu membentuk vegetatif yang baik dulu baru kemudian diberikan pupuk untuk vegetatif dan generatif  keduanya secara berimbang. Karena setiap tanaman akan mempunyai batasan kapan tanaman akan mulai muncul bunga dan berbuah maka saat itulah petani memberikan hara cukup dan berkelanjutan pada umumnya petani lupa jika sudah memetik hasil kurang perawatan padahal masih terus membutuhkan hara untuk terus berproduksi. Nutrisi perlu diberikan secara terus menerus, dan kebutuhan tanaman juga berbeda para petani diharapkan dapat mempunyai pengetahuan bahwa pupuk yang diberikan harus cukup dan lengkap.

Ketiga Air

Produksi yang tinggi tidak cukup bibit unggul dan nutrisi namun utama dalam pertumbuhan adalah air karena jika kekurangan maka makanan tidak dapat diolah,  tidak dapat tumbuh dengan baik,  air yang cukup juga akan memberikan kelembaban tanaman yang optimal pada lingkungan begitu juga suhu secara otomatis akan terbentuk suhu lingkungan yang optimal karena lingkungan memiliki air yang cukup.  Segala macam makhluk hidup membutuhkan air sebagai sumber kehidupan. Namun hal ini air untuk tanaman harus cukup tidak boleh berlebih.

Keempat Managemen

Manusia sebagai penggerak bidang pertanian bila mau belajar semua itu dapat diperoleh dari pengamatan secara teliti dan mau belajar. Berilah tanaman sesuai kebutuhan agar dia memberikan apa yang kita harapkan.

Iklan

Tentang 4gdownload.wordpress.com

putrapedalaman
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.